Kembali

Kegiatan PKK : Penguatan Public Speaking Kader PKK

 Penguatan Public Speaking Kader PKK

Tegalrejo – Upaya memperkuat peran kader PKK di tingkat akar rumput terus didorong. Pemerintah Kecamatan Tegalrejo menggelar pelatihan public speaking dan komunikasi efektif bagi kader PKK pada tanggal 14 April 2026, merujuk pada arah kebijakan Rakernas PKK yang menekankan penguatan kapasitas SDM dan komunikasi publik.

Camat Tegalrejo menegaskan, tantangan utama PKK saat ini bukan lagi sekadar menjalankan program, tetapi memastikan program tersebut dipahami dan diikuti masyarakat.

“Program bisa banyak, kegiatan bisa rutin. Tapi kalau tidak dikomunikasikan dengan baik, dampaknya tidak akan maksimal,” tegasnya.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari unsur legislatif dan praktisi komunikasi, yakni Wakil Komisi I DPRD Kabupaten Magelang Muh Heri Siswanto, Anggota DPRD Teguh Winarso, serta Riska Ardila Prinkasari, S.Ikom., M.Ikom.

Muh Heri Siswanto menyoroti posisi strategis kader PKK sebagai ujung tombak komunikasi pemerintah di tingkat desa. Menurutnya, keberhasilan program sangat bergantung pada kemampuan kader dalam menyampaikan pesan secara jelas dan meyakinkan.

“PKK itu yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Kalau komunikasinya kuat, program pasti jalan. Kalau tidak, akan sulit diterima,” ujarnya.

Senada, Teguh Winarso menekankan pentingnya sinergi lintas pihak dalam memperkuat kapasitas kader.

“Penguatan PKK tidak bisa sendiri. Harus ada dukungan kecamatan, desa, dan DPRD agar kader punya bekal yang cukup, termasuk dalam hal komunikasi,” katanya.

Sementara itu, Riska Ardila Prinkasari menegaskan bahwa public speaking bukan sekadar kemampuan berbicara di depan umum, tetapi bagaimana membangun kedekatan emosional dengan masyarakat.

“Komunikasi yang efektif itu bukan hanya jelas, tapi juga menyentuh. Ada empati, ada pendekatan, sehingga masyarakat merasa dekat dan mau bergerak,” jelasnya.

Pelatihan ini diikuti oleh kader PKK desa dan kelurahan se-Kecamatan Tegalrejo. Para peserta dibekali teknik komunikasi persuasif, praktik berbicara di depan publik, hingga strategi menyampaikan pesan yang mudah dipahami masyarakat.

Melalui kegiatan ini, kader PKK diharapkan tidak hanya menjadi pelaksana program, tetapi juga mampu tampil sebagai komunikator yang percaya diri dan penggerak partisipasi masyarakat.

Pemerintah Kecamatan Tegalrejo menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan kapasitas kader PKK, agar setiap program benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan berdampak nyata pada kesejahteraan keluarga.